Dynamic IP Tracing - Show My IP Information




JANJI TUHAN : 2008 - TAHUN MUJIZAT & KESEMBUHAN


 

      "Ketika Herodes melihat Yesus, ia sangat girang. Sebab sudah lama ia ingin melihat-Nya, karena ia sering mendengar tentang Dia, lagipula ia mengharapkan melihat bagaimana Yesus mengadakan suatu tanda."

(Lukas 23:8)


       Herodes memiliki kerinduan yang terpendam untuk bertemu dengan Yesus. Hanya saja sayangnya, kerinduan itu bukan karena dia maubertobat, tetapi karena ia ingin melihat mujizat-Nya.

       Ada beberapa contoh di Injil, bagaimana orang mencari Yesus tetapi bukan dengan motivasi yang baik. Misalnya orang banyak yang senantiasa mrngikuti Yesus dalam Yohanes 6. Yesus berkata,"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari aku, bukan karene kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang." (Yoh. 6:26).

       Di gereja, banyak orang berdalih mencari Yesus, namun sejatinya mereka mencari roti yang dibuat-Nya. Mereka mencari Yesus untuk mengenyangkan perut dan untuk memuaskan kebutuhan. Tapi mereka tidak dapat menipu Yesus yang bisa melihat hati dan membongkar kepalsuan beragama yang tumbuh subur masa kini. Orang dengan segudang motivasi bisa ada di gereja. Mereka dapat menaikkan doa-doa yang tampaknya hebat dan luar biasa. Orang-orang ini, tingkat kerajinannya amat mengagumkan. Karena apa? Karena mereka punya kepentingan perut. Maka mereka pun "rajin" mencari Kristus. Tampaknya indah. Tetapi mereka mencari Yesus supaya perut mereka terisi, ekonomi terjamin, kenyang dan puas. Keberagamaan yang ujung-ujungnya perut. suatu hal yang berbahaya dalam kehidupan jemaat. Realita persoalan perut, ekonomi ini terus bergulir dari masa ke masa, tak bisa dihindari. jangankan pada jaman sekarang yang serba modern, di jaman Yesus pun sudah ada motivasi palsu dalam beragama.

       Dan bukan hanya demi perut, demi status sosial, orang bisa melakukan banyak cara. Akhirnya kesaksian palsu pun banyak mengalun untuk uang! Kesulitan-kesulitan direkayasa. Penipuan-penipuan dengan dalih persoalan kesulitan hidup yang mengatasnamakan Yesus muncul di gereja. Hal semacam ini sudah menjadi mainan, dan tidak lagi menimbulkan rasa takut. Celakanya banyak orang Kristen tertipu karena tidak lagi peka mendengar suara Allah. Ini sangat menakutkan, karena bukan hanya kesaksian, khotbah pun bisa diperjualbelikan.

 

Renungan :

       Jangan mencari Kristus dengan motivasi yang salah.  Seriuslah mengiring Kristus. jangan sampai Tuhan berkata, "kalian bukan mencari Aku, tetapi mencari roti yang sudah membuat perutmu kenyang. Kalian tidak mencari Aku, karena sekalipun kalian mencari dan melihat Aku, kalian tidak percaya."

Bahan renungan : Lukas 23:8-12, Yehezkiel 33:31

 

Tuhan melihat hati,

jadi pastikanlah hatimu punya motivasi yang benar.

 

(Renungan "Bethany" Desember 2007)